;
Foto Saya
Aceh Timur, Nanggroe Aceh Darussalam, Indonesia

Jumat, 07 Oktober 2011

Penyakit Gastroentritis (Diare)

Jumat, 07 Oktober 2011



Gastroenteritis adalah infeksi akut pada sistem pencernaan yang menimbulkan gangguan pada lambung yang berupa mual dan muntah serta gangguan pada usus yang berupa diare
Berdasarkan manifestasi klinis Gastroenteritis menimbulkan gejala diare dan muntah. Penyebab Gastroenteritis Infeksi enternal yaitu infeksi pada saluran pencernaan, meliputi : Infeksi bakteri terdiri dari Vibrio, E. Coli, Salmonella, Shigella, Campylobacter, Yersinia, Aeromonas, dan sebagainya. Infeksi virus terdiri dari Enterovirus (virus ECHO, Coxackie, Poliomyelitis), Adenovirus, Rotarovirus, Astrovirus, dan lain-lain. Infeksi parasit terdiri dari Cacing (Ascariasis, Trichiaris, Oxyaris, Strongloydes), Protozooa (Entamoeba histolytica, Glardia lambia, Trichomonas, Hominis) dan Jamur (Candida albicans, Candida enteritis).

gejala Gastroenteritis yang paling khas dan paling sering ditemukan yakni :
a)      Buang air besar (BAB) encer atau cair lebih dari 3 kali sehari.
b)      Dapat disertai muntah-muntah
c)       Bila pasien telah banyak kehilangan cairan dan elektrolit, maka akan timbul gejala sebagai berikut :
(1)          Berat badan turun
(2)          Mata dan ubun-ubun cekung
(3)          Mukosa mulut dan bibir kering
(4)          Pasien gelisah serta muka pucat
(5)          Rasa haus meningkat

Pencegahan Penyakit Gastroenteritis
  Dalam pencegahan penyakit Gastroenteritis dapat dilihat dalam lima tingkat pencegahan (five levels of prevention) sebagai berikut :
1.       Perbaikan status gizi individu/perorangan ataupun masyarakat untuk membentuk daya tahan tubuh yang lebih baik dan dapat melawan Agent penyakit yang akan masuk kedalam tubuh, seperti mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung zat gizi yang lebih baik dan diperlukan oleh tubuh.
2.       Pemberian ASI Ekslusif kepada bayi yang baru lahir, karena ASI banyak mengandung kalori, protein dan vitamin yang banyak dibutuhkan oleh tubuh, pencegahan ini bertujuan untuk membentuk system kekebalan tubuh sehingga terlindung dari berbagai penyakit infeksi seperti Gastroenteritis.
3.       Diagnosa Dini dan Pengobatan Segera (Early Diagnosis and Prompt Treatment)
4.       Pemberantasan Cacat (Disability Limitation)
Penyakit Gastroenteritis ini jika tidak diobati secara baik dan teratur akan dapat menyebabkan kematian. Pembatasan kecacatan (Disability Limitation) dalam mencegah terjadinya penyakit Gastroenteritis dapat dilakukan dengan berbagai upaya diantaranya :
1)      Mencegah proses penyakit lebih lanjut dengan cara melakukan pengobatan secara berkesinambungan sehingga tercapai proses pemulihan yang baik.
2)      Melakukan perawatan khusus secara berkala guna memperoleh pemulihan kesehatan yang lebih cepat.
3)      Mencuci tangan sebelum makan
5.   Rehabilitasi (Rehabilitation)
Rehabilitasi (Rehabilitation) dalam mencegah terjadinya penyakit Gastroenteritis dapat dilakukan dengan rehabilitasi fisik/medis apabila terdapat gangguan kesehatan fisik akibat penyakit Gastroenteritis


TULISAN BERJALAN INI SILAHKAN DIISI DENGAN PESAN ANDA

NAMA ANDA - 06.11
MASUKKAN TOMBOL TWEET DISINI

0 komentar:

Poskan Komentar